Flu perut atau muntaber merupakan
suatu jenis infeksi pada sistem pencernaan, terutama usus dan lambung.
Flu perut disebut juga gastroenteritis. Penyakit ini dapat disebabkan
oleh bakteri parasit atau infeksi virus yang menyebar melalui makanan
dan minuman yang telah terkontaminasi.
Penyakit
ini juga dapat disebabkan oleh racun tertentu yang terkandung di dalam
beberapa makanan laut. Selain itu, penyakit ini dapat disebabkan karena
penggunaan obat pencahar yang kuat untuk mengatasi sembelit.
Gejala
muntaber ditandai dengan muntah, diare dan bahkan demam yang disertai
dengan dehidrasi. Awal gejala muntaber ditandai dengan rasa sakit dan
kram pada perut.
Penderita
muntaber harus diberikan minum secara teratur untuk menekan gejala
dehidrasi. Minum air putih biasa tidak cukup untuk penderita muntaber.
Minuman untuk penderita muntaber harus mempunyai kombinasi yang cocok
antara gula, garam dan air. Minuman seperti ini bisa didapatkan di toko
obat. Risiko terbesar pada muntaber adalah ketika tubuh kekurangan air
dan garam. Bukan hanya memperburuk keadaan, tetapi dapat menyebabkan
kematian bila penderita tidak segera ditolong.
Penderita
muntaber tidak dianjurkan untuk memakan makanan yang pedas atau manis.
Selain itu, makan gorengan juga tidak baik untuk penderita muntaber.
Bila tubuh kekurangan cairan, penderita bisa menunjukkan gejala-gejala
seperti mulut kering, pola tidur yang tidak seperti biasanya, rasa haus
yang kuat dan penurunan urin.
Cara
meringankan penyakit muntaber adalah dengan memperbanyak istirahat
hingga muntah dan daire berhenti. Bila dalam waktu 24 jam muntah dan
diare belum juga berhenti, penderita harus dibawa ke dokter untuk
mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Setelah
meneliti feses dan uji darah penderita, dokter memberi resep antibiotik
jika didiagnosa terdapat infeksi. Selain itu, obat anti mual juga
diberikan kepada penderita. Jika penderita telah banyak kehilangan
cairan tubuh, penderita dapat dirawat ke rumah sakit untuk mendapatkan
perawatan lanjutan.
Pencegahan
secara tuntas dari masalah muntaber ini dengan memperbaiki lingkungan
sekitar dan air minum. Biasanya muntaber terjadi oleh karena lingkungan
yang tidak sehat, kotor, kumuh, lembab dan buruknya kondisi air minum
yang dikonsumsi. Sementara lingkungan masih belum sehat, maka
penyebarluasan metode pertolongan pertama pada muntaber ini perlu
dilaksanakan dengan efektif sehingga setiap anggota masyarakat dapat
melakukannya.
Apabila
masyarakat tahu dan mengerti apa yang harus dilakukan dalam usaha
melakukan pertolongan pertama, korban jiwa akibat serangan muntaber
dapat ditekan seminimal mungkin. Oleh karena itu biasakan hidup sehat
dan bersih baik lingkungan atau makanan dan minuman yang kita konsumsi.
Sumber : http://savierfarmasi.com

0 komentar:
Posting Komentar